Cara Memilih Thermal Overload Relay (TOR) untuk Motor
Thermal Overload Relay melindungi motor dari overload yang terlalu lama. Penting di setiap starter direct online maupun star-delta.
1. Range Setting
Pilih TOR dengan range yang mencakup arus nominal motor di tengah range. Contoh motor 15 kW Ib ≈ 29 A, pilih TOR range 22–32 A — set pada 29 A.
2. Trip Class
- Class 10A — start cepat (≤ 4 detik), motor standar.
- Class 10 — start normal (≤ 10 detik), default.
- Class 20 — start agak berat (≤ 20 detik), kompresor.
- Class 30 — start sangat berat (≤ 30 detik), crusher, conveyor besar.
3. Kompatibilitas Contactor
TOR harus matching dengan contactor (mounting & terminal). Fuji TR seri pasangan SC; Schneider LRD pasangan LC1D; Mitsubishi TH-N pasangan S-N.
4. Manual / Auto Reset
Auto reset hanya boleh untuk aplikasi tidak berbahaya (fan/blower remote). Untuk motor proses, gunakan manual reset agar engineer melakukan investigasi sebelum reset.
5. Tanda TOR Trip Berulang
- Tegangan terlalu rendah (motor menarik arus lebih).
- Beban mekanik macet (bearing aus).
- Setting TOR terlalu rendah.
- Ambient panel terlalu panas — perlu fan exhaust.
6. Kesimpulan
Pilih TOR sesuai range Ib motor, trip class sesuai durasi start, dan set manual reset untuk motor proses.
Butuh TOR Schneider / Fuji / Mitsubishi original?
Tim teknis Saka Prima Electric siap membantu konsultasi, perhitungan, dan penyediaan komponen original dengan harga proyek yang kompetitif.
