Komponen Panel

Cara Memilih Thermal Overload Relay (TOR) untuk Motor

15 Juni 2026 5 menit bacaOleh Tim Teknis Saka Prima Electric

Thermal Overload Relay melindungi motor dari overload yang terlalu lama. Penting di setiap starter direct online maupun star-delta.

1. Range Setting

Pilih TOR dengan range yang mencakup arus nominal motor di tengah range. Contoh motor 15 kW Ib ≈ 29 A, pilih TOR range 22–32 A — set pada 29 A.

2. Trip Class

  • Class 10A — start cepat (≤ 4 detik), motor standar.
  • Class 10 — start normal (≤ 10 detik), default.
  • Class 20 — start agak berat (≤ 20 detik), kompresor.
  • Class 30 — start sangat berat (≤ 30 detik), crusher, conveyor besar.

3. Kompatibilitas Contactor

TOR harus matching dengan contactor (mounting & terminal). Fuji TR seri pasangan SC; Schneider LRD pasangan LC1D; Mitsubishi TH-N pasangan S-N.

4. Manual / Auto Reset

Auto reset hanya boleh untuk aplikasi tidak berbahaya (fan/blower remote). Untuk motor proses, gunakan manual reset agar engineer melakukan investigasi sebelum reset.

5. Tanda TOR Trip Berulang

  • Tegangan terlalu rendah (motor menarik arus lebih).
  • Beban mekanik macet (bearing aus).
  • Setting TOR terlalu rendah.
  • Ambient panel terlalu panas — perlu fan exhaust.

6. Kesimpulan

Pilih TOR sesuai range Ib motor, trip class sesuai durasi start, dan set manual reset untuk motor proses.

Butuh TOR Schneider / Fuji / Mitsubishi original?

Tim teknis Saka Prima Electric siap membantu konsultasi, perhitungan, dan penyediaan komponen original dengan harga proyek yang kompetitif.

Minta Penawaran