Cara Memilih Contactor Fuji Electric untuk Panel Industri
Contactor yang sama rating-nya bisa memiliki kapasitas berbeda tergantung kategori utility beban.
1. Kategori Utility (IEC 60947-4-1)
- AC1: beban resistif (heater, lighting incandescent).
- AC2: motor slip ring.
- AC3: motor induksi squirrel cage (start & switch off saat running) — paling umum.
- AC4: motor induksi dengan plugging / jogging (start-stop frequent).
2. Pemilihan Rating Berdasarkan Motor
Contoh motor 15 kW 400 V: Ib ≈ 29 A. Pilih Fuji SC-N3 (rating AC3 32 A). Untuk aplikasi heavy duty AC4 pilih satu step di atasnya.
3. Tegangan Coil
Standar coil tersedia 24 VDC, 110 VAC, 220 VAC, 380 VAC. Untuk panel kapasitor, pakai contactor khusus dengan resistor pre-charge (Fuji SC-N seri capacitor) — coil 220 VAC biasanya yang paling praktis.
4. Auxiliary Contact
Tambahkan blok auxiliary (1NO+1NC atau 2NO+2NC) untuk interlock dan indikator. Fuji menyediakan add-on top mount maupun side mount.
5. Umur Listrik vs Mekanik
Umur mekanik Fuji SC-N umumnya 10–20 juta operasi, umur listrik 1–2 juta operasi pada AC3. Untuk aplikasi jogging tinggi, lebih ekonomis pakai solid state relay.
6. Kesimpulan
Tentukan kategori utility, hitung Ib motor, pilih satu step di atas, dan pilih coil voltage sesuai panel kontrol.
Butuh contactor Fuji SC original untuk panel?
Tim teknis Saka Prima Electric siap membantu konsultasi, perhitungan, dan penyediaan komponen original dengan harga proyek yang kompetitif.
